Siapa yang Melempar Dadu?

Barangkali kau yakin bahwa nasib baik dan buruk seseorang sudah diundi dengan dadu, tapi Tuhan tidak bermain dadu. Berhentilah menyalahkan Tuhan atas kekalahanmu mengundi dadu. Info tambahan, Iblis dan gerombolannya tidak senang bermain-main, mereka serius menjalankan misi perekrutan teman baru yang bisa diajak minum bersama di meja api, berhenti pulalah menyalahkan mereka. Yang senang bermain-main itu adalah kau, suka memainkan perasaan, keyakinan, bahkan dalam penghambaan pun kadang kau main-main. Manusia memang tidak pernah serius, jadi, barangkali, keyakinan bahwa "Tuhan melempar dadu atas nasib manusia" merupakan sikap main-main yang tak mau kau akui.

"Tuhan maha asyik," tapi jangan kau ajak bercanda. Itu ngelunjak namanya.

Kau tahu mengapa ada orang gila di dunia ini? Mereka dianggap gila karena bermain dengan dirinya sendiri, tidak dengan orang lain, apalagi dengan Tuhan. Kau tidak pernah bermain dengan dirimu sendiri, karena kau tidak ingin dianggap gila. Akui sajalah. Akui, bukan diumumkan, ya. Jangan seperti orang-orang yang berusaha gila dengan mengajak orang lain jengkel. (Sini aku bisikin..) Orang gila tidak pernah membuat orang lain jengkel.

"Tapi banyak, kok, orang gila yang membuat jengkel, terutama yang sering mengganggu kehidupan orang lain, banyak sekali jumlahnya."

Beda lagi urusannya, mah. Silakan definisikan sendiri tentang Orang Gila dan Orang Pengganggu.

Walau kadang, satu orang waras yang dikerumuni orang-orang gila menjadi gila dan yang gila menjadi waras. Dan itu sedang terjadi saat ini. Saat semua orang memakai masker dan kau tidak memakai hal yang sama, malah kau yang akan dianggap sakit sedang yang lain baik-baik saja. Eh, kok malah sampai ke pembahasan orang sakit?

Sepertinya pembahasan ini harus diakhiri.[]

Labels: 2020, Abstrak

Terima Kasih telah membaca Siapa yang Melempar Dadu?. Kalau kalian suka, bagikan...!

0 Comment for "Siapa yang Melempar Dadu?"

Back To Top